Main lagi, main lagi, Kapan belajarnya?

Ilustrasi | Foto: eckapunyacerita.blogspot.com

Sebagai seseorang yang pernah merasa jadi anak kecil, aku juga merasakan hal ini. Aku suka sekali bermain. Bahkan, sampai lupa waktu. Saking lupa waktunya, sampai lupa makan, lho. Umi dan Abi sampai marah-marah terheranan. Bagiku, permainan yang asyik ini, terasa sebentar. Aku belum puas bermain. Tapi kalau Umi dan Abi sudah berkata. Ya sudah. Selesai deh. Nanti, kalau sudah ditanya guru, banyak banget alasannya.

Aku pernah keasyikkan bermain sampai lupa mengerjakan PR. Akhirnya, ketika aku mau berangkat belajar, aku panik. Di sekolah, aku dimarahi guru. Di rumahnya, dimarahi Umi. Wah, jadi kapok main, nih.

Kapok? Ngomong doang. Nyatanya, aku masih saja bermain setiap hari. Yah, namanya juga anak-anak. Continue reading “Main lagi, main lagi, Kapan belajarnya?”

Advertisements