Meminta Maaf jika Kita Bersalah

Pada suatu hari, ketika Nabi Sulaiman as tengah berbaring, ada seekor semut berjalan di dadanya. Kemudian ia ambil semut itu dan dilempar jauh.

Dengan marah, semut itu berkata, “Wahai Nabi Allah, mengapa kamu lemparkan aku dengan begitu keras? Apakah kamu lupa bahwa pada hari kiamat nanti kamu akan berdiri di hadapan Pencipta segala kerajaan, yaitu Tuhannya langit dan bumi, yang Maha Adil, yang mengambil hak orang yang dizalimi dari orang yang menzaliminya?” Continue reading “Meminta Maaf jika Kita Bersalah”

Advertisements