Posted in diary

Setahun Menghilang

CAUTION! Ini cuma curhatan tak berfaedah. Silakan baca untuk mendapatkan pelajaran dan hikmah.

####

Wah.. Rasanya aku ingin berteriak menunjukkan kebahagiaanku kepada dunia. Walau pun hal itu tidak akan pernah terjadi jika ada yang melihat. Hmm.. Apa, ya? Berteriak di dalam hampa? Pfft.. Sebenarnya apa sih yang ingin kukatakan?

Wkwk.. Senang sekali bisa mulai mengetikkan isi hati lagi. Yah, kira-kira hampir setahun sudah aku tidak melakukannya. Menulis diari? Well.. Bisa dibilang begitu. Walau pun hanya yang senang-senang saja yang biasanya kutulis. Hmm.. Apa maksudnya selama setahun ini aku tidak melakukan kesenangan? Hihihi.. Bukan, dan salah sama sekali. Maafkan aku. Tapi alasan hanya satu. Huft.. M-A-L-A-S

Bisa dibilang, si M ini adalah satu-satunya kelemahanku. Karena ketika dia berhasil kujauhi, maka hidupku kurang lebih terasa paling kusukai. Yap! Bukan dia yang harus menghilang, tetapi aku yang harus menghilangkan. Masalahnya tapi satu, sepertinya aku merasa nyaman dengan si malas ini. Buktinya aku tidak pernah bersungguh-sungguh menjauhinya. Aku benar-benar menyesal dan minta maaf untuk ini.

Mungkin tidak ada yang ingin tahu, atau bahkan mau tau, tapi aku tetap akan menuliskannya. Hehe.. Sebenarnya apa sih yang aku lakukan setahun ini? Sampai-sampai menulis yang hanya seminggu sekali saja tidak kukerjakan.

Well, aku akhirnya terbebas dari tugas posting per minggu. Sebenarnya. Yah, aku mengakui bahwa sikap rajinku selama lebih dari 6 tahun kemarin itu sebenarnya hanyalah bagian dari penyelesaian kewajiban sekolahku. Yaitu berkarya seminggu sekali. Tapi jujur saja, ya. Manusia terkadang, khususnya aku, harus didorong oleh sesuatu agar melakukan sesuatu. Memang terdengar seperti alasan. Tetapi itu lah keadaannya. Maka maklumi lah.

Begitu lah ketika aku akhirnya lulus dari masa sekolah wajibku, SMP hingga SMA, maka berakhir juga kewajiban tugas mingguanku. Namun, seharusnya aku menugasi diri sendiri untuk kebaikanku sendiri juga. Haah.. Apalah arti hanya sadar namun tanpa tindakan. Yah, itulah yang terjadi.

Lanjut!

Lulus SMA dengan hasil ‘memuaskan’ dan mendapat hasil SBMPTN yang juga ‘memuaskan’, aku akhirnya mulai merencanakan lagi kelanjutan hidupku. Selamat datang di kehidupan orang dewasa. Walau pun aku tidak benar-benar merasakan perubahannya, namun aku merasa harus memposisikan diriku di dunia ini.

Kini aku sudah hampir menyelesaikan semester keduaku di jenjang pendidikan perguruan tinggi Universitas Terbuka jurusan Matematika. Yap, yap, yap! Welcome back, Master MTK, trainer otak lamaku. Yang sekian lama telah berlibur, kini saatnya kumemanggilmu lagi. Hahaha.. Semua teman yang bertanya akademisi mana yang aku arungi kali ini pasti terkejut sejenak kemudian mengangguk paham.

Skenarionya biasanya begini,

“Hey, Fat! Kamu lanjut kuliah di mana?”

“UT, nih. Universitas Terbuka.”

“Oh.. Ambil jurusan apa?”

“Matematika.”

“What?!! (Mendadak biasa lagi) Owalah, emang passionmu gitu, ya.” Hahaha

Dan obrolan berakhir.

Haha.. Jadi begitulah orang-orang menganggapku. Mereka pikir matematika enteng buatku. Yah, aku anggap itu sebagai motivasi saja, lah. Biar bisa smile 🙂

Jadi itu, cerita pertama, tentang aku yang memutuskan melanjutkan mempelajari matematika untuk tahun-tahunku selanjutnya.

Cerita selanjutnya apa, ya? Hmm.. Aku sekarang tidak bisa terlepas dari laptopku. Khususnya berkutat dengan Sony Vegas, Adobe Photoshop, Adobe Audition, dan beberapa pelengkap lainnya. Editing video sederhana-lah yang menjadi pemasukkanku setahun belakangan ini.

Kegiatan malam atau siang kusesuaikan, apakah aku harus belajar atau bekerja. Di satu sisi aku sangat nyaman tidak perlu keluar dari kamarku. Aku tidak perlu datang untuk kuliah, dan kerjaku hanya di kamar saja. Di sisi lain aku harus meluangkan waktuku untuk berolahraga. Karena badanku kini kaku sekali setelah lama duduk menghadap meja. Well, karena ini pilihan hidupku, maka itulah konsekuensinya.

Daaan.. Tidak hanya kegiatan dalam kamar saja ternyata. Alhamdulillah, cita-citaku sebenarnya sudah terwujud. Aku dari kecil ingin menjadi guru. Guru apa saja untuk semua hal yang kubisa. Alhamdulillah, dengan sedikit ilmu yang sudah kupelajari sebelumnya, aku beruntung bisa memiliki kemampuan untuk membagikannya. Jika kepenatan belajar dan bekerja membuat stress datang, mengajar ini yang menjadi peralihanku. Walau pun ada satu hal yang membuatku merasa sangat sedih di beberapa bulan ini tentang mengajar, namun aku sepertinya memaksa diri untuk tetap mencintainya.

Yap! Begitulah curhatan terbaru ini. Karena sudah lama tidak menuliskannnya, mungkin masih terasa berantakan. Wkwk.. Aku benar-benar hanya menuliskan tanpa menyusun, loh. Jadi betul-betul seperti aku sedang bercerita, kan? Hihihi.. Ini juga sebenarnya yang aku sukai.

Satu paragraf ini akan kugunakan untuk berterima kasih kepada Allah Ta’alaa, Sang Pengatur Hidupku. Yaa Allah, aku sangat bersyukur menjalani hidup ini. Kuharap untuk ke depannya, Engkau senantiasa memberikan jalan hidup yang terbaik, pilihan-pilihan terbaik, masalah-masalah terbaik, penyelesaian terbaik, dan juga hasil yang terbaik sebagaimana yang telah Engkau tunjukkan selama ini. Kuucapkan rasa syukurku yang terbesar atas hadirnya Kasih Sayang Terbesar-Mu ke dalam hidupku. Umiku, Cinta Pertamaku, Guru Terhebatku, Tempat Bergantungku, Wajah dalam Hatiku. Tak bisa kuungkapkan lebih dalam lagi bahwa kehadiran Umi dalam hidupku adalah Penyembuhan Terbaik dari-Mu, Yaa Allah. Do’a-ku untuk Umiku.

Masih banyak sebenarnya yang ingin aku ungkapkan. Mungkin lain kali supaya tidak terlalu penuh. Haha.. Semoga si M bisa kutaklukkan yaa.. Supaya aku bisa melatih jari-jariku ini mengungkapkan perasaan hatiku. Wkwk..

See you!

Author:

Thank you sooo much for visit my blog! ^o^/ | 99line ^^ | Moto : Bahagia itu Kita yang Rasa | Meet me also on // Instagram : @fathimahnjl // Facebook : Fathimah Njl // Twitter : @FathimahNJL // Youtube : youtube.com/fathimahnjl

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s